Thursday, 22 February 2018

Hakekat Masalah


Setiap orang pasti tidak luput dari masalah, ada masalah rumah tangga, keuangan, hubungan pertemanan bahkan perkerjaan. Mungkin sebagian dari kita menganggap masalah adalah suatu ujian dari tuhan, atau sebagai peringatan agar kita menjadi lebih taat pada NYA. Nah sebenarnya apa sih Hakekat Masalah itu sendiri ?.
Sebelum membahas mengenai Hakekat Masalah, kita akan bahas macam - macam masalah.  

Masalah ada 2 macam, yaitu :
1. Masalah Duniawi adalah ketika keinginan dan kenyataan berbeda. Contoh : penghasilan biasanya 1 jt sekarang 500rb, maka bermasalah harus mencari tambahan uang atau mengatur kembali pengeluaran.

2.  Masalah akhirat adalah ketika manusia sudah mulai lalai, lupa, cuek atau tidak tau tujuan dia diciptakan di muka bumi ini. Sesuai dengan firman Allah Q.S Adh dhariyat (51) : ayat 56.
" Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku."

Ibadah tujuannya : agar Hubungan dengan Allah baik dan hubungan kepada manusia juga baik (karena Allah).

Seperti quote "Allah dulu, Allah lagi, Allah terus " maksudnya selalu libatkan Allah dalam segala hal.

Hakekat Masalah ada 2 macam yaitu :
1. Masalah sebagai ujian.
Yaitu membuat kita makin dekat dengan Allah, menjadi pribadi yang makin baik.
Sebagai simulasi seperti anak sekolah yang mendapatkan pekerjaan rumah (PR) oleh guru nya. Pr diberikan dengan tujuan agar murid tambah faham, pintar, cakap bahkan sayang pada gurunya. Akan tetapi ketika seorang murid di beri PR justru marah, jengkel, membenci guru nya, bahkan keluar dari sekolah. Maka adzab akan datang.
Allah akan memberikan ujian kepada hamba nya, sesuai dengan :

Q.S. Al Ankabut ayat 2-3
(Al-`Ankabūt):2 - Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: "Kami telah beriman", sedang mereka tidak diuji lagi?

(Al-`Ankabūt):3 - Dan sesungguhnya kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta.

Q.S. Albaqoroh ayat 155.
(Al-Baqarah):155 - Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar.

2. Masalah sebagai adzab.
Ketika diberi masalah semakin menjauh dari Allah, membuat dirinya semakin tidak baik.

Contohnya ketika ada seseorang yang tidak pernah melakukan ibadah wajib maupun sunnah, tapi harta nya melimpah karir sukses. Bisa jadi apa yang dia peroleh saat ini adalah sebuah adzab (istijrat). Seperti yang tertuang dalam  Q.S. al an am ayat 44.
(Al-'An`ām):44 - Maka tatkala mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka, Kamipun membukakan semua pintu-pintu kesenangan untuk mereka; sehingga apabila mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka, Kami siksa mereka dengan sekonyong-konyong, maka ketika itu mereka terdiam berputus asa.

Lalu Apa yang bisa kita lakukan agar terhindar dari masalah yang merupakan adzab ;

1. Sibuk kan diri pada kegiatan yang wajib dan yang sunnah. Ibadah wajib seperti sholat, sunnah seperti membaca al qur'an dan shodaqoh.
2. Sesekali yang mubah. Seperti liburan, jalan2, shopping. 
3. Tinggalkan yang makruh. Seperti merokok.
4. Campakkan yang Haram. Tidak sekalipun melakukan perbuatan yang di benci oleh Allah.

Semoga bermanfaat.

Tulisan Ini merupakan resume kajian majelis ilmu As Samawat Ngaliyan Semarang pada hari jum'at tanggal 16 februari 2018, yang di sampaikan oleh Muhammad Amin.

No comments:

Post a Comment

Share