Monday, 4 September 2017

Jamil Azzaini, penulis buku motivasi favorit





 Tidak terasa arisan link komunitas bloger gandjel rel sudah memasuki putaran ke 10, dan hutang tulisanku masih banyak. Curcol ah, alesannya banyak faktor dari mulai laptop yang rusak, nabila yang lagi super manja karena mo di Sapih, sampai HP jadulku yang udah mulai lemot (kode keras minta ganti nih hihihi). Kebanyakan alesan yah? jangan ditiru lho yah cukup saya aja yang sebenernya males dan butuh semangat menulis.

Di putaran ke 10 ini arisan link kali ini bertema “ penulis favorit” yang diusung oleh Irfa Hudaya dan Dani Ristyawati. Buat aku agak berat juga sih, karena selama ini kalau pilih akan membeli atau membaca buku itu lihat dari judul dan temanya. Kalau suka ya langsung ambil, tanpa memandang siapa penulisnya. Disamping itu sebenernya dulu saya itu ga begitu suka membaca, soalnya kalau baca baru beberapa lembar aja biasanya dah ngantuk hahaha..

Tapi itu dulu sih, jaman-jaman masih sekolah dan kuliah. Ya mungkin karena kurang gaul sama para pecinta baca atau waktu itu taunya buku-buku pelajaran aja jadi beratkan ?. selain buku pelajaran paling-paling suka baca komik doremon, chacha trus novel yang dipinjem di perpustakaan sekolah.

buku pertama hadiah dari calon suami

Sampai akhirnya pada suatu hari saat saya sudah bekerja di Jakarta, Amin teman dekat yang saat ini menjadi suami memberikan hadiah dua buah buku karya Jamil Azzaini yang dikirim dari Semarang. Judul bukunya “ Tuhan inilah proposal hidupku” dan “Kubik leadership” . dia berpesan agar saya membaca habis isi bukunya demi kebaikan dan masa depn saya. Awalnya sih males bacanya karena buku “kubik leadership” tebalnya 370an halaman, untuk yang kurang suka baca seperti saya itu tantangan tersendiri.

Amin memberi saya waktu dua hari agar saya bisa menghabiskan membaca buku tersebut, dan kemudian saya harus menceritakan kembali isi bukunya ke dia. Hal itu sih paling akal-akalannya dia untuk memastikan saya benar-benar membaca atau tidak. Demi orang terkasih saat itu saya rela lembur Semalaman demi membaca dan menghayati  isi buku tersebut. Dan akhirnya saya bisa menaklukkan tantangan untuk bisa menceritakan kembali isi buku tersebut dalam 2 hari.

Ternyata saya harus “dipaksa” dulu mau baca buku nih, untuk memulai mencintai buku. Nyatanya membaca buku itu salah satu hal yang menyenangkan. Meskipun tebal, ketika yang dibaca adalah hal yang kita sukai atau sesuatu yang ingin kita ketahui dan pelajari, buku tebal pun tidak masalah. Seperti buku kubik leadership ini, berisi tentang kiat-kiat meraih sukses dalam bekerja Dengan prinsip kerja keras, Kerja cerdas dan kerja Ikhlas (3AS). Meskipun buku ini buku motofasi tetapi kemasnnya ringan dan mudah dicerna, dengan menggunakan analogi dan contoh-contoh yang familiar dengan kita.

Buku "Tuhan, inilah Proposal Hidupku"
Buku kedua berjudul “ Tuhan, Inilah Proposal hidupku” berisi tentang langkah-langkah dalam menyusun proposal hidup kita. Mungkin kabanyakn orang menjalani kehidupannya tanpa tujuan yang jelas dan mengalir seperti air, tapi tidak dengan Jamil Azzaini ini. jamil mengajak kita untuk menyusun poposal dalam nantinya kita menjalani hidup. “ mau buat acara agustusan aja bikin proposal, mau bangun masjid aja bikin proposal, masa untuk hidup kita kok asal jalan?” begitu pesan jamil Azzaini dalam sebuah trainningnya.  
Sebagian koleksi buku karya Jamil azzaini

Dan sejak saat itu saya suk membaca buku-buku karya jamil Azzaini dan tulisan-tulisannya di blog. Buku-buku lain yang saya miliki antara lain : DNA sukses mulia, makelar rezeki, menyemai impian meraih sukses mulia, ON dan sukses mulia story.

Kalau kalian, siapa penulis favoritmu?

10 comments:

  1. Waaa so sweet sekali buku pertama hadiah dari suami masih tersimpan rapi.. Memang ya mbak kadang sesekali perlu membaca buku motivasi biar mood positif tetap terjaga..

    ReplyDelete
    Replies
    1. alhamdulillah yang itu masih ada mbak, yang satunya hilang entah dipinjam siapa blm dikembalikan

      Delete
  2. Dulu calon suamiku (sekarang udah jd suami) juga kasih buku, tapi bukunya tentang membangun kepercayaan diri, buku tentang leadership (krn dulu aku kerja di bag. HRD jadi dia pikir aku butuh) dan buku-bukunya Kahlil Gibran.

    ReplyDelete
  3. Suamiku dulu juga yg support beliin aku buku2 John Grisham hehehee... dia tau pacarnya (waktu itu) ga sanggup baca buku2 serius, makanya diturutin aja kesukaan baca novel :)) Dia yg beli trus ntar aku disuruh nyeritain ulang. Pinter ya dia hahahaa...

    ReplyDelete
  4. Aku kok gagal fokus ke fotonya. Aiihh.. Maaf.. Udah berasa kayak ngasi draft buku nikah ga sih? Hahaha..

    ReplyDelete
  5. Saya udah lama gak baca buku motivasi. Padahal dulu suka baca. Kayaknya harus coba baca lagi :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. ayo mbak keke baca lagi, untuk penyemangat hidup

      Delete

Share